Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru Salurkan BLT- DD Sejumlah 30 KPM Tahun 2025

Tulang Bawang Barat, Detikperunews.com- Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulangbawang Barat, telah menyalurkan (Bantuan Langsung Tunai Uang (BLT) kepada 30 keluarga penerima manfaat (KPM), tahun 2025 sampai bulan September.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Tiyuh setempat, diserahkan langsung oleh kepala Tiyuh Penumangan Baru Kamso ke masing-masing KPM didampingi BPT dan seluruh aparatur tiyuh setempat, serta disaksikan juga oleh tamu undangan lainnya pada hari selasa 16/09/ 2025.

Kepala Tiyuh Penumangan Baru kamso mengatakan bantuan BLT-DD berupa uang tunai, dan jumlah penerima sebanyak 30 (KPM). Berdasar hasil verifikasi data sesuai dengan kriteria.

”Alhamdulillah kita sudah Salurkan BLT-DD kepada 30 KPM tahun 2025 sampai bulan September. Semoga dengan bantuan tersebut bisa meringankan beban ekonomi keluarga,” ucapnya.

Selanjutnya di tempat yang sama salah satu warga Mbah Leha, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah tiyuh atas bantuan tersebut.

”Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah tiyuh atas bantuan tersebut, yang sangat membantu perekonomian keluarga kami. Sehingga bisa meringankan beban ekonomi keluarga,” ungkapnya. (E)




Diduga Adanya Persekongkolan dan Pelanggaran dalam Tender Pembangunan GOR Saburai PKOR Way Halim Tahun Anggaran 2025

Bandar Lampung, Detikperunews.com- Proses tender pembangunan Gelanggang Olahraga (GOR) Saburai PKOR Way Halim, dengan pagu Rp 6.274. 952. 300.00 Tahun Anggaran 2025 yang digelar oleh Dinas Perkim & Cipta Karya Provinsi Lampung kini tengah menjadi sorotan publik. Hal ini menyusul temuan dugaan pelanggaran serius terkait kualifikasi administrasi, legalitas, dan persyaratan teknis yang tidak dipenuhi oleh pemenang tender, CV. Raden Galuh.

Hasil penelusuran dari website Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) menunjukkan bahwa CV. Raden Galuh baru berdiri pada 29 Januari 2022, sehingga usianya baru sekitar tiga tahun saat mengikuti tender tersebut. Padahal, persyaratan tender mewajibkan perusahaan peserta memiliki pengalaman konstruksi minimal empat tahun dalam kurun waktu empat tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta, termasuk pengalaman subkontrak.

Selain itu, CV. Raden Galuh hanya memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan kode BG001 untuk konstruksi gedung hunian, sedangkan tender pembangunan GOR membutuhkan SBU dengan sub bidang BG008 untuk konstruksi gedung tempat hiburan dan olahraga. Ketidaksesuaian ini dinilai melanggar Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Perlem LKPP) Nomor 12 Tahun 2021.

Dari hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa CV. Raden Galuh diduga kuat tidak memenuhi syarat kualifikasi teknis maupun administrasi/legalitas, sehingga secara tegas dinyatakan tidak layak memenangkan tender tersebut. Namun, anehnya, perusahaan ini tetap diumumkan sebagai pemenang tender oleh Dinas Perkim & Cipta Karya Provinsi Lampung.

Lebih jauh, dugaan persekongkolan antara Pokja (Kelompok Kerja), PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Dinas Perkim & Cipta Karya, dan CV. Raden Galuh muncul sebagai indikasi kuat terjadinya penyimpangan dan potensi tindak pidana korupsi dalam proses tender ini. Keterlibatan oknum-oknum terkait diduga untuk memperkaya diri sendiri, orang lain, dan korporasi secara tidak sah.

Temuan ini mendorong masyarakat dan berbagai pihak untuk mengawal proses pengadaan barang dan jasa pemerintah agar tetap transparan dan sesuai aturan, guna mencegah praktik-praktik korupsi yang merugikan negara dan masyarakat.

Saat akan di konfirmasi Oktria Vidya Vida, S.T, M.T Kepala bidang bangunan gedung dan infrastruktur wilayah, beralasan sedang banyak kegiatan belum bisa ditemui dikarenakan belum ada perintah dari pimpinan. pada Senin (15/09/2025). (*)




Parosil Sebut LCT Sebagai Tolak Ukur Terhadap Keberhasilan Pendidikan di Lampung Barat

Lampung Barat, Detikperunews.com- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus membuka Festival Literasi Lampung Barat (FLLB) IV yang dilaksanakan di Gedung Budaya Lamban Pancasila Kecamatan Balik Bukit, 15 Februari 2025.

FLLB IV yang digelar Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Kabupaten Lampung Barat memiliki beberapa rangkaian kegiatan, yaitu Lomba Cepat Tepat (LCT) mata pelajaran dan pengetahuan umum masyarakat Lampung Barat Tingkat SD dan SMP, lomba desain poster, lomba foto literasi, serta lomba cipta dan baca puisi.

Parosil Mabsus mengapresiasi adanya perhelatan FLLB ini, pasalnya dengan adanya kegiatan seperti ini menurutnya dapat memberikan warna tersendiri bagi dunia pendidikan di Lampung Barat.

“Terimakasih kepada tim GLD yang sudah memberikan warna dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 Kabupaten Lampung Barat dengan menggelar kegiatan FLLB. Semoga memberikan hal yang positif khususnya bagi dunia pendidikan,” terangnya.

“Dengan adanya salah satu rangkaian yaitu LCT yang diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Lampung Barat semoga dapat memberikan ruang bagi anak yang memiliki bakat untuk mengasah kemampuan sehingga menjadi tolak ukur terhadap keberhasilan dunia pendidikan di Lampung Barat,” sambungnya.

Pak Cik begitu sapaan akrabnya bagi kepala daerah dua periode itu berpesan kepada peserta LCT agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya “Jadikan kegiatan ini untuk mengasah kemampuan dan kepercayaan diri, karena tidak ada gunanya meskipun cerdas jika tidak percaya diri,” kata Parosil Mabsus.

Sementara, Ketua Tim GLD Kabupaten Lampung Barat Partinia Parosil Mabsus menjelaskan kegiatan LCT diikuti oleh siswa tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat.

“Kegiatan ini diikuti oleh 410 orang perwakilan siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Lampung Barat. Akan berlangsung dua hari, 15-16 September 2025,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Partinia Parosil Mabsus berharap dapat memberikan dampak positif khususnya terkait dunia pendidikan di Lampung Barat. (W)




Dukung Ketahanan Pangan di Serang, Polsek Petir Tanam Jagung

Serang, Detikperunews.com- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Petir Polres Serang Polda Banten bersama sejumlah pihak melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal III di wilayah hukumnya. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, (29/7/2025), sekitar pukul 09.45 WIB di Kampung Sawah, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.

Penanaman jagung dilakukan di atas lahan seluas 5.000 meter persegi milik warga bernama Hesen Susanto. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Petir, IPTU Fuqon Saibatin Singajuru, S.Tr.K, M.Si, dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain: Perwakilan dari Kecamatan Petir, Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Petir, Plt. Kepala Desa Kubang Jaya, Personel Bagian SDM Polres Serang, Personel Polsek Petir dan Kelompok Tani (Poktan) Tumbuh Subur.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Petir secara simbolis menyerahkan bantuan pertanian kepada Poktan Tumbuh Subur sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian. Bantuan yang diberikan meliputi: 50 kg Pupuk Urea, 50 kg Pupuk NPK, 5 kg Bibit Jagung Hibrida Merk Cap Kapal Terbang, Pupuk Organik Cair serta Insektisida.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, serta membangun ketangguhan ekonomi di tingkat desa,” Ujar IPTU Fuqon Alumni Akpol 2020 ini di sela-sela acara.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.10 WIB dengan situasi aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan penanaman jagung ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Serang dalam membina dan memberdayakan masyarakat, khususnya petani, agar semakin mandiri dan produktif.

Kapolres Serang, AKBP Candra Sasongko, S.H, S.I.K, M.H, M.Si, menyampaikan apresiasinya atas semangat kolaboratif yang ditunjukkan seluruh pihak dalam kegiatan ini. Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. (*)




Sekda Nukman Apresiasi Polres Lampung Barat Luncurkan SPPG: Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Gizi dan Kesehatan Masyarakat

Lampung Barat, Detikperunews.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat, Drs. Nukman, MM., memberikan apresiasi terhadap peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Polres Lampung Barat, Senin (28/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung secara virtual dari Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, ini dinilai sebagai terobosan positif dan strategis dalam mendukung pemenuhan gizi serta peningkatan layanan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polres Lampung Barat yang telah menunjukkan komitmen luar biasa melalui peluncuran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),” ungkap Sekda Nukman, saat mengikuti kegiatan secara virtual.

“Ini bukan hanya sebuah program, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda kita,” imbuhnya.

Sekda menambahkan, kolaborasi antara Polres, pemerintah daerah, dan mitra vertikal lainnya menjadi kunci keberhasilan program ini.

Ia berharap sinergi tersebut terus berlanjut demi mewujudkan Lampung Barat yang sehat dan sejahtera.

“Kami sangat mendukung penuh keberadaan SPPG yang menjangkau lebih dari 3.000 anak dari 13 sekolah di sekitar lokasi. Kehadiran layanan ini menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai penggerak pelayanan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung masyarakat,” lanjutnya.

Sementa itu, Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser, S.H., S.I.K., M.Si. melalui Wakapolres Kompol Samsuri, S.H., M.H. menjelaskan bahwa SPPG merupakan bagian dari program nasional yang diinisiasi Badan Gizi Nasional (BGN), dan Lampung Barat salah satu lokasi percontohan di jajaran Polda Lampung.

“SPPG ini didirikan dengan tujuan utama menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada masyarakat, terutama anak-anak sekolah, dengan standar gizi dan kebersihan yang ketat. Kami menargetkan bangunan ini dapat selesai direnovasi dan siap operasional dalam waktu 45 hari ke depan,” ungkap Kompol Samsuri.

Ia juga menjelaskan bahwa Gedung SPPG Polres Lampung Barat berdiri di atas lahan seluas 1.500 m² dengan luas bangunan 324 m², dan merupakan aset sewa pakai milik Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Gedung ini akan melayani distribusi makanan sehat kepada anak-anak dengan radius hingga 5 km dari lokasi, menjangkau langsung kebutuhan dasar masyarakat sekitar.

Selain meresmikan SPPG, kegiatan juga dirangkaikan dengan Bakti Kesehatan berupa pelayanan kesehatan gratis yang melibatkan tim medis dari Sie Dokkes Polres Lampung Barat bersama 20 tenaga kesehatan, termasuk dokter, perawat, dan bidan.

Polres Lampung Barat juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan empati institusi terhadap masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa keberadaan SPPG ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi benar-benar hadir sebagai solusi nyata. Bantuan kesehatan dan sembako hari ini adalah bentuk awal dari keberpihakan kami terhadap masyarakat,” tutup Wakapolres.

Kegiatan yang berlangsung secara serentak se-Polda Lampung ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan, baik pemerintah daerah maupun masyarakat.

Peluncuran SPPG diharapkan menjadi model kolaborasi yang bisa direplikasi di wilayah lainnya, demi menciptakan generasi sehat dan cerdas di masa depan.

Sebagai informasi, acara ini dihadiri DPRD Lampung Barat, Kodim 0422/LB, Kejaksaan Lampung Barat, Kepala Kemenag dan unsur vertikal lainnya, serta perangkat pekon. (W)




Tolak Kekerasan Perempuan dan Anak, Parosil Mabsus Gandeng Mighul Lampung Bersatu

Lampung Barat, Detikperunews.com- Dukung upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus melakukan diskusi dengan Mighul Lampung Bersatu di Lamban Sabah, Bandar Lampung, Minggu 27 Juli 2025.

Mighul Lampung Bersatu, sebuah organisasi perempuan yang fokus pada pemberdayaan dan persatuan perempuan di Provinsi Lampung, diketuai oleh Dwita Ria Gunadi.

Didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin, Parosil yang akrab disapa Pakcik menyampaikan kekerasan dengan berbagai bentuk merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang tidak bisa ditoleransi. Terlebih kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan ancaman nyata yang harus dihentikan demi masa depan yang lebih baik.

Untuk itu, dikatakan Parosil Mabsus, gerakan perlindungan terhadap perempuan dan anak khususnya di Lampung Barat bukan sekadar wacana pihaknya saja, namun telah dibuktikan dengan berbagai upaya diantaranya membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) tingkat Kabupaten, Kecamatan hingga Pekon.

“Langkah konkret yang telah kita lakukan, salah satunya dengan mendeklarasikan pembentukan Satgas Perlindungan Ibu dan Anak di berbagai level, mulai dari tingkat kabupaten hingga pekon dan kelurahan,” jelas Parosil Mabsus.

Dengan nada tegas di depan Dwita Ria Gunadi Parosil Mabsus mengatakan, pembentukan tim Satgas tersebut bukan hanya hadir sebagai simbol, tapi sebagai garda terdepan dalam menangani kasus-kasus nyata di lapangan.

Ia pun memberikan perhatian terhadap kekerasan perempuan dan anak bukan satu-satunya fokus. Satgas ini juga dibentuk untuk merespons berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas rumah tangga, seperti maraknya praktik pinjaman online (pinjol) yang sering kali menyasar ibu rumah tangga dan menjerat ekonomi keluarga.

Bupati dua periode itu berharap, dengan kehadiran Mighul Lampung Bersatu dapat menjadi energi baru bagi perjuangan perempuan di daerah khususnya Lampung Barat.

“Semoga dengan adanya pertemuan ini menjadi langkah awal terciptanya komunikasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dengan Mighul Lampung Bersatu dalam penanganan kekerasan perempuan dan anak,” tutup Parosil Mabsus.

Sementara, Dwita Ria Gunadi dalam pertemuan tersebut mengapresiasi langkah Kabupaten Lampung Barat dalam penanganan kekerasan perempuan dan anak.

“Dengan membentuk tim Satgas dari tingkat Kabupaten hingga Pekon suatu langkah yang sangat bagus, semoga kedepan permasalahan terhadap perempuan dan anak ini perlahan bisa dituntaskan. Mari kita sama-sama bekerja keras demi terwujudnya kenyamanan dan kedamaian,” pungkasnya.




Kembali Terpilih Jadi Ketua PMI Lambar, Parosil Mabsus Sampaikan Selamat Kepada Edi Novial

Lampung Barat, Detikperunews.com- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberikan ucapan selamat kepada Edi Novial atas terpilihnya sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat masa bakti 2025-2030, Sabtu (26/07).

Edi Novial kembali dipercaya memimpin PMI Kabupaten Lampung Barat terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII PMI Lampung Barat yang digelar pada Sabtu, 26 Juli 2025, di Aula Villa Kadaka, Liwa.

Edi Novial menjadi calon tunggal yang diusulkan oleh Ihrom, Ketua PMI Kecamatan Batu Ketulis, atas nama 15 Ketua PMI Kecamatan se-Lampung Barat. Usulan tersebut juga didukung oleh Duta Suhanda, Pengurus PMI Kabupaten Lampung Barat dari Bidang Penanggulangan Bencana dalam Sidang Paripurna ke III Muskab ke VII PMI yang di pimpin Vicky Andreas Fiqrulloh sbg Ketua Pimpinan Sidang dan Agus Darma Putra S3ktetaris sidang dan Sulaiman Anggota Sidang

Acara Muskab secara resmi dibuka oleh Ketua PMI Provinsi Lampung yang diwakili oleh Ir. Achmad Chrisna Putra, M.E.P., selaku Ketua Bidang Organisasi PMI Provinsi Lampung.

“Selamat kepada saudara Edi Novial yang terpilih kembali sebagai Ketua PMI Lampung Barat. Mengabdilah dan berbuatlah yang terbaik untuk misi kemanusiaan,” pesan Parosil Mabsus kepada Edi Novial.

Parosil Mabsus juga berpesan agar semua jajaran pengurus serta segenap relawan PMI untuk selalu siaga dan peduli terhadap bencana maupun masalah sosial.

“Saya berharap, kepedulian dan kerja kemanusiaan bisa lebih ditingkatkan. Saya percaya di tangan kepengurusan saudara (Edi Novial) pengabdian bisa dijalankan secara tulus dan ikhlas,” kata Bupati dua periode itu.

Menurut Pak Cik begitu sapaan akrabnya bagi Parosil Mabsus, kinerja PMI Lampung Barat selama ini sudah cukup bagus. Selalu siap siaga dalam memberikan pertolongan kepada masyarakat.

Sementara, dalam sambutannya Edi Novial menyampaikan, komitmen dan refleksi atas kinerja PMI Lampung Barat selama masa kepemimpinannya.

“Sejak diberi amanah untuk memimpin PMI Kabupaten Lampung Barat periode 2020–2025, kami berkomitmen penuh untuk menjadikan PMI sebagai organisasi yang tanggap, profesional, dan akuntabel dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan. Alhamdulillah, dengan dukungan seluruh pihak baik pemerintah daerah, masyarakat, serta jajaran relawan, kami telah mampu melaksanakan berbagai program kerja dengan capaian yang cukup membanggakan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat gerakan kemanusiaan di daerah.

“PMI tidak berdiri sendiri dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Sebagai organisasi sosial yang netral dan mandiri, PMI senantiasa menjalin sinergi dengan semua pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga tokoh agama dan pemuda. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan gerakan kemanusiaan yang berdaya dan berkelanjutan,” pungkasnya.




Lantik 14 Kapus dan Kasubag Tu, Parosil Mabsus Tegaskan Pelayanan Harus Siap 24 Jam‎‎

Lampung Barat, Detikperunews.com- Setelah melantik 13 pejabat tinggi pratama pada 23 Juli lalu, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan publik.

Dengan melantik 14 Kepala UPTD Puskesmas dan kepala subbagian tata usaha (Kasubbag TU) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Barat. Pelantikan berlangsung halaman Puskesmas Rawat Inap Fajar Bulan, Kelurahan Fajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Jum’at 25 Juli 2025.

Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/116/KPTS/IV.05/2025, tentang Penugasan dan Pembebasan dari Tugas Tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas di Lingkungan Pemerintah Daerah dan Keputusan Bupati Lampung Barat Nomor: B/117/KPTS/IV.05/2025, tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pengambilan sumpah jabatan turut disaksikan Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua TP-PKK Partinia Parosil Mabsus, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKDSDM, Kasat Pol PP, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Parosil Mabsus menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas, termasuk kewajiban melayani masyarakat selama 24 jam.

Ia mengingatkan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum untuk memperkuat dedikasi dan sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya dalam upaya percepatan penanganan kasus stunting.

“Pelantikan ini kita laksanakan di halaman Puskesmas agar bapak dan ibu semakin dekat dengan tempat pengabdian. Masyarakat membutuhkan pelayanan yang prima, senyum yang tulus, dan kerja ikhlas. Kesehatan adalah hal utama. Kita harus bersama-sama menghadapi tantangan, salah satunya adalah menurunkan angka stunting, karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegas Bupati.

Parosil juga mengingatkan pentingnya loyalitas dan totalitas dalam menjalankan amanah jabatan.

Ia meminta para kepala Puskesmas untuk aktif turun ke lapangan, mendengar langsung kebutuhan masyarakat, dan tidak hanya mengandalkan laporan dari meja kerja.

“Jangan hanya duduk menerima laporan. Pemimpin harus turun langsung ke masyarakat. Kita harus hadir memberikan solusi,” lanjutnya.

Mutasi dan rotasi jabatan, menurut Bupati dua periode ini, adalah bagian dari penyegaran birokrasi dan upaya mengoptimalkan kinerja pemerintahan agar lebih responsif dan efektif dalam melayani masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa program-program pemerintah daerah harus dijalankan dengan berpedoman pada visi misi pembangunan, termasuk program unggulan “Satu Anak Satu Kartu Identitas” (Sakti) yang menjadi bagian dari arah pembangunan Kabupaten Lampung Barat.

“Selamat bertugas. Jaga amanah ini dengan baik, kelola sarana dan prasarana kesehatan secara optimal. Mari bekerja, mari melayani dengan hati,” pesan Parosil menutup sambutannya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada balita dan ibu hamil sebagai bagian dari program peningkatan gizi dan pencegahan stunting di Lampung Barat.

Berikut nama-nama kepala Puskesmas dan kepala subbagian tata usaha (Kasubbag TU) Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang dilantik:

1. MINARNI, S.Tr.Keb, SKM., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sumberjaya

2. DESMALIA, S.ST diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Fajar Bulan.

3 SUBAGIYO, S.KM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Pagar Dewa.

4. NURBAITI JAN, S.Kep diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Sekincau.

5. NEZWAN, SKM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Kenali.

6. Bdn. ROMAITA, S.S.T., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Batu Brak.

7. Bdn.MARTALENA, S.ST diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Batu Ketulis

8. METTY SYLVIANI, SST., M.K.M diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Lumbok Seminung.

9. SITI MAHDALENA, SKM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Way Nyerupa.

10. SAIMIN, S.K.M., M.Kes diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Srimulyo.

11. Ns. TIKA MEGI FITRIANINGSIH, 3.Kep diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Liwa.

12 LENI PATRIAWATI, S.Kep. Na diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Gedung Surian.

13 RITA ROSITA, S. Kep.Ners Perawat Penyelia pada UPTD Puskesmas Bandar Negeri Suoh.

14 YEPI SUGRIAS RUHYANI, M.Μ. S.KM diberikan tugas tambahan sebagai Kepala UPTD Puskesmas Air Hitam.

Untuk Sub Bagian Tata Usaha:
1. Tri Agus Yudianto, S.KM diberikan tugas kepala sub bagian tata usaha pada UPTD Puskesmas Way Nyerupa.

2. Yesi Desi Sandi diberikan tugas kepala sub bagian tata usaha pada UPTD Puskesmas Pagar Dewa.

Sedangkan untuk perawat Penyelia :
1. Susilo Hermianto, SKM diberikan tugas sebagai perawat penyelia pada UPTD Puskesmas Bandar Negeri Suoh.

2. Hrjunaidi, SST diberikan tugas sebagai radiografer peneyelia pada RSUD Alimuddin Umar.




Membanggakan! Pelayanan Publik RSUD Lambar Diakui Nasional, Parosil Mabsus Sampaikan Apresiasi

Lampung Barat, Detikperunews.com- Komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Parosil Mabsus – Mad Hasnurin dalam memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat mendapatkan apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.

Pasalnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Alimuddin Umar, Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Lampung Barat itu sukses meraih penghargaan nasional sebagai Organisasi Penyelenggara Pelayanan Publik dengan predikat “Sangat Baik” dalam ajang Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2024 dari Kemenpan RB.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Deputi Pelayanan Publik Kemenpan RB, Dr. Otok Kuswandaru, S.Sos., M.Si., kepada Kabag Organisasi Setdakab Lampung Barat, Surahman, S.I.P., M.M., yang hadir mewakili Pemerintah Lampung Barat dalam acara yang digelar di Pusiban Pemprov Lampung, Kamis (24 Juli 2025).

Sebagai kepala daerah, Parosil Mabsus menyebutkan prestasi ini menjadi bukti sinergisitas dan kolaborasi apik yang dilakukan antar perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam membangun sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan baik.

“Ini sangat membanggakan bagi kita semua. Menunjukkan bagaimana perangkat daerah memberikan pelayanan yang terbaik kepada warganya, dan bagaimana pelayanan publik ini sudah terintegrasi antara satu perangkat daerah dengan perangkat daerah lainnya,” kata Parosil Mabsus.

“Tentu saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian ini,” sambungnya.

Namun kendati demikian, Bupati dua periode itu menegaskan, bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan terus berkomitmen untuk memperbaiki pekerjaan rumah sakit dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pak Cik begitu sapaan akrabnya, pun berharap penghargaan ini bisa menjadi pemicu semangat bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat khususnya bidang kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat sehingga muncul kepuasan di masyarakat atas layanan publik yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

“Bagaimana kita memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, sehingga mereka juga merasa bahwa pelayanan diberikan oleh Pemerintah Lampung Barat adalah pelayanan yang terbaik, dan mereka sebagai warga merasa puas serta bahagia dengan pelayanan yang kita berikan,” pungkas pria yang akrap disapa Pak Cik tersebut. (W)




Pemkab Lampung Barat Gelar Forum Silaturahmi dan Pembinaan Ormas/LSM Tahun Anggaran 2025

Lampung Barat, Detikperunews.com— Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar kegiatan Forum Silaturahmi dan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam rangka meningkatkan sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat sipil dalam mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kagungan Setdakab, Kamis (24/07/2025), dan dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Ahmad Hikami, mewakili Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus.

Forum tersebut merupakan bagian dari program kerja Pemkab Lampung Barat tahun anggaran 2025, yang bertujuan membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan Ormas/LSM sebagai mitra strategis dalam mewujudkan pembangunan nasional yang partisipatif, sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam sambutannya, Drs. Ahmad Hikami menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata.

“Dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen, termasuk Ormas, LSM, dan lapisan masyarakat lainnya. Forum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam mengatasi berbagai tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Beberapa tujuan utama kegiatan ini meliputi membangun hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan Ormas/LSM sebagai mitra kerja strategis, memberikan pemahaman mendalam mengenai hak, kewajiban, dan tanggung jawab Ormas dalam mendukung pembangunan nasional dan daerah.

Selain itu mendorong partisipasi aktif Ormas dalam pelaksanaan program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat serta memberikan pembinaan serta pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Ormas dalam melaksanakan program secara efektif dan akuntabel.

Pemerintah juga mengingatkan pentingnya legalitas bagi setiap organisasi masyarakat. Organisasi yang belum memiliki legalitas diimbau segera melakukan registrasi dan memperoleh pengakuan resmi dari pemerintah, baik melalui Ditjen Administrasi Hukum dan HAM Kemenkumham maupun Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.

Organisasi kemasyarakatan adalah entitas yang dibentuk berdasarkan kesamaan aspirasi dan tujuan, serta memiliki potensi besar sebagai kekuatan sosial yang mendampingi kerja pemerintah, DPRD, dan aparat penegak hukum.

Dalam konteks pembangunan, Ormas memiliki peran untuk memberdayakan anggota dan masyarakat melalui pelayanan sosial, menjadi penyalur aspirasi serta pelestari nilai dan norma kehidupan bermasyarakat, mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kerukunan sosial.

Drs. Ahmad Hikami menekankan bahwa pengawasan dan pembinaan terhadap Ormas bukanlah bentuk pembatasan, melainkan upaya penguatan dan penyehatan organisasi agar lebih profesional dan akuntabel.

“Pemerintah hadir sebagai fasilitator dan regulator, bukan untuk membatasi gerak, melainkan untuk menyatukan visi demi pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, termasuk perwakilan dari Polres Lampung Barat, Kodim 0422 Lampung Barat, dan Kejaksaan Negeri Lampung Barat, serta puluhan Ormas dan LSM yang aktif di wilayah tersebut.

Menutup sambutannya, Drs. Ahmad Hikami mengajak seluruh peserta forum untuk terus menjalin komunikasi dan membangun kolaborasi demi kemajuan bersama.

“Mari jadikan forum ini sebagai wadah bertukar pikiran, menggali ide-ide brilian, serta memperkuat sinergi antar Ormas untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah,” pungkasnya. (W)